Jika kamu bergelut di dunia Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), pasti nama ISO 45001 dan OHSAS 18001 sudah tidak asing lagi.
Dua standar ini sama-sama bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang aman, tetapi sebenarnya memiliki perbedaan yang cukup penting. Apalagi OHSAS 18001 kini sudah resmi digantikan oleh ISO 45001.
Supaya lebih jelas, yuk kita kupas secara santai dan mudah dipahami.
Baca juga : ISO 50001: Panduan Santai untuk Membangun Sistem Manajemen Energi yang Efektif
Apa Itu ISO 45001 dan OHSAS 18001?
ISO 45001
ISO 45001 adalah standar internasional terbaru untuk Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (OH&S).
Standar ini dirancang lebih modern, lebih terstruktur, dan lebih terintegrasi dengan standar ISO lainnya seperti ISO 9001 dan ISO 14001.
OHSAS 18001
OHSAS 18001 adalah standar K3 lama yang sebelumnya banyak digunakan perusahaan di seluruh dunia. Namun sejak tahun 2021, standar ini sudah resmi dihentikan dan digantikan oleh ISO 45001.
Kenapa Perlu Beralih ke ISO 45001?
ISO 45001 dibuat untuk memberikan pendekatan manajemen yang lebih proaktif. Fokusnya bukan hanya mencegah kecelakaan, tapi juga membangun budaya K3 yang berkelanjutan.
Perbedaan Utama ISO 45001 dan OHSAS 18001
Pendekatan Risiko dan Peluang
OHSAS 18001 fokus pada identifikasi bahaya dan pengendalian risiko.
Sedangkan ISO 45001 tidak hanya membahas risiko, tetapi juga peluang peningkatan K3, sehingga lebih strategis dan jangka panjang.
Keterlibatan Manajemen Puncak
Di ISO 45001, pimpinan perusahaan harus terlibat langsung dalam perencanaan, evaluasi, dan kebijakan K3. Pada OHSAS 18001, peran ini dapat didelegasikan ke manajer K3.
Integrasi dengan Standar ISO Lain
ISO 45001 menggunakan struktur Annex SL yang sama dengan ISO 9001 dan ISO 14001, sehingga lebih mudah digabungkan dalam satu sistem manajemen.
Cara Migrasi dari OHSAS 18001 ke ISO 45001
Lakukan Gap Analysis
Bandingkan sistem K3 yang sudah berjalan dengan persyaratan ISO 45001. Temukan bagian yang harus diperbaiki, misalnya dokumentasi, SOP, atau evaluasi risiko.
Libatkan Karyawan dan Manajemen
Karena ISO 45001 menekankan partisipasi pekerja dan keterlibatan manajemen puncak, pastikan semua pihak memahami perubahan yang terjadi dan pentingnya migrasi.
Implementasi dan Audit Internal
Setelah memperbarui sistem K3, lakukan audit internal untuk memastikan semua persyaratan terpenuhi sebelum diaudit lembaga sertifikasi.
Penutup
Baik ISO 45001 maupun OHSAS 18001 sama-sama bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang aman.
Namun, ISO 45001 memberikan pendekatan yang lebih modern, lebih komprehensif, dan lebih sesuai kebutuhan organisasi saat ini.
Jika perusahaanmu masih menggunakan OHSAS 18001, inilah saatnya migrasi agar tetap relevan dan kompetitif.
Dengan sistem K3 yang kuat, bukan hanya kecelakaan kerja yang bisa dicegah karyawan pun merasa lebih aman, nyaman, dan produktif.
—
KONSULTASIKAN KEBUTUHAN ANDA,
HUBUNGI KAMI UNTUK INFORMASI & PEMESANAN
Website : PT Taf Multi Global
Telp kantor : +628892259475 / +6285285414711
Google Maps : ANNEX BUILDING (Bina Sentra, MENARA BIDAKARA 2, Lantai 4) Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12870



