Terakhir diperbaharui: 17 September 2026

Saat perusahaan ingin mendapatkan sertifikat ISO, sering muncul pertanyaan penting: apakah lembaga sertifikasinya sudah terakreditasi KAN?

Banyak yang sudah punya sertifikat ISO, tapi ternyata lembaga penerbitnya tidak terakreditasi resmi. Akibatnya? Sertifikat tidak diakui untuk tender tertentu atau kerja sama skala besar.

Nah, di artikel ini kita akan bahas secara lengkap tentang ISO akreditasi KAN, mulai dari pengertian, fungsi, cara mengecek, hingga tips memilih lembaga sertifikasi yang benar. Santai tapi tetap mendalam.

Sebelum membahas lebih jauh, kita luruskan dulu dua istilah yang sering tertukar: ISO dan KAN.

1. Pengertian ISO

ISO (International Organization for Standardization) adalah standar internasional untuk sistem manajemen, seperti:

  • ISO 9001 (Mutu)

  • ISO 14001 (Lingkungan)

  • ISO 45001 (K3)

  • ISO 27001 (Keamanan Informasi)

Perusahaan bisa mendapatkan sertifikat ISO setelah melalui proses audit oleh lembaga sertifikasi.

2. Pengertian KAN (Komite Akreditasi Nasional)

KAN adalah lembaga resmi di Indonesia yang bertugas memberikan akreditasi kepada lembaga sertifikasi.

Artinya:

  • ISO → Standar sistem manajemen

  • Lembaga Sertifikasi → Yang mengaudit dan menerbitkan sertifikat

  • KAN → Yang mengakreditasi lembaga sertifikasi

Jadi, KAN tidak menerbitkan sertifikat ISO untuk perusahaan, tetapi memastikan lembaga sertifikasi bekerja sesuai standar internasional.

3. Mengapa Akreditasi KAN Itu Penting?

Tanpa akreditasi KAN, kredibilitas sertifikat bisa dipertanyakan.

Beberapa instansi pemerintah dan BUMN biasanya mensyaratkan:

  • Sertifikat ISO dari lembaga yang terakreditasi KAN

  • Bukti akreditasi masih aktif

Jadi ini bukan sekadar formalitas.

Peran dan Fungsi KAN dalam Sertifikasi ISO

logo

Agar lebih jelas, berikut peran utama KAN dalam sistem sertifikasi di Indonesia.

1. Menjamin Kompetensi Lembaga Sertifikasi

KAN memastikan bahwa lembaga sertifikasi:

  • Memiliki auditor kompeten

  • Mengikuti prosedur audit yang benar

  • Independen dan tidak memihak

Ini menjaga integritas sistem sertifikasi.

2. Menjaga Pengakuan Internasional

KAN merupakan bagian dari jaringan akreditasi internasional.

Artinya, sertifikat dari lembaga yang terakreditasi KAN bisa lebih mudah diterima di luar negeri.

Ini penting untuk perusahaan yang:

  • Ekspor produk

  • Kerja sama internasional

  • Mengikuti tender global

3. Melindungi Dunia Usaha dari Sertifikat “Abal-Abal”

Tidak semua lembaga sertifikasi resmi.

Tanpa akreditasi:

  • Proses audit bisa tidak sesuai standar

  • Sertifikat bisa tidak diakui

  • Reputasi perusahaan bisa terdampak

KAN berfungsi sebagai filter kualitas.

Perbedaan ISO dan Akreditasi KAN

Agar tidak bingung, lihat tabel berikut:

AspekISOKAN
FungsiStandar sistem manajemenBadan akreditasi
Diberikan kepadaPerusahaanLembaga sertifikasi
TujuanMeningkatkan kualitas sistemMenjamin kredibilitas sertifikasi
Ruang lingkupInternasionalNasional (Indonesia)
Terlibat dalam audit perusahaan?Ya (melalui lembaga sertifikasi)Tidak langsung

Dari tabel ini jelas bahwa ISO dan KAN memiliki fungsi berbeda tapi saling berkaitan.

Cara Mengecek Lembaga Sertifikasi Terakreditasi KAN

Jangan sampai salah pilih. Berikut langkah aman yang bisa kamu lakukan:

1. Cek Sertifikat Akreditasi Lembaga

Mintalah bukti akreditasi resmi dari lembaga sertifikasi.

Pastikan:

  • Nomor akreditasi valid

  • Standar ISO yang diakreditasi sesuai kebutuhan

  • Masa berlaku masih aktif

2. Verifikasi Melalui Website Resmi

Kamu bisa mengecek daftar lembaga terakreditasi melalui situs resmi KAN.

Biasanya tersedia:

  • Daftar lembaga aktif

  • Ruang lingkup akreditasi

  • Status akreditasi

3. Periksa Ruang Lingkup Akreditasi

Tidak semua lembaga terakreditasi untuk semua standar.

Contoh:

  • Ada yang hanya ISO 9001

  • Ada yang khusus ISO 27001

  • Ada yang mencakup beberapa standar

Pastikan sesuai dengan jenis ISO yang kamu butuhkan.

Manfaat Menggunakan Lembaga Sertifikasi Terakreditasi KAN

Berikut beberapa manfaat nyata:

  • Sertifikat diakui untuk tender pemerintah

  • Lebih dipercaya oleh klien besar

  • Mengurangi risiko sertifikat tidak valid

  • Mendukung ekspansi internasional

  • Meningkatkan reputasi perusahaan

Dalam jangka panjang, ini bukan biaya, tapi investasi.

FAQ Seputar ISO Akreditasi KAN

Apakah semua sertifikat ISO harus dari lembaga terakreditasi KAN?

Tidak wajib secara hukum, tetapi sangat disarankan, terutama untuk tender dan kerja sama besar.

Apakah KAN mengaudit perusahaan langsung?

Tidak. KAN mengaudit lembaga sertifikasi, bukan perusahaan.

Apakah sertifikat tanpa KAN tidak berlaku?

Tetap bisa digunakan, tetapi mungkin tidak diakui oleh instansi tertentu.

Apakah KAN hanya berlaku di Indonesia?

Ya, KAN adalah badan akreditasi nasional Indonesia.

Bagaimana jika lembaga sertifikasi kehilangan akreditasi?

Perusahaan perlu memastikan status sertifikatnya dan kemungkinan melakukan audit ulang dengan lembaga terakreditasi.

Kesimpulan

ISO dan KAN adalah dua hal berbeda tetapi saling berkaitan. ISO adalah standar sistem manajemen yang diterapkan perusahaan.

KAN adalah badan yang memastikan lembaga sertifikasi bekerja sesuai standar internasional. Jika ingin sertifikat ISO yang kredibel dan diakui luas, pastikan lembaga sertifikasi yang kamu pilih sudah terakreditasi KAN dan akreditasinya masih aktif.

Langkah sederhana ini bisa menghindarkan perusahaan dari risiko sertifikat tidak valid dan menjaga reputasi bisnis dalam jangka panjang.

Jadi sebelum memilih lembaga sertifikasi, cek dulu akreditasinya. Jangan sampai salah langkah.

KONSULTASIKAN KEBUTUHAN ANDA,
HUBUNGI KAMI UNTUK INFORMASI & PEMESANAN

Website : PT Taf Multi Global
Telp kantor : +6282112139439
Google Maps : ANNEX BUILDING (Bina Sentra, MENARA BIDAKARA 2, Lantai 4) Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12870

Dapatkan Sertifikasi ISO
Free Training ISO
+
Free Dokumen ISO
icon
logo
image

Kindly like and share

Facebook
X (Twitter)
LinkedIn
Instagram
Tiktok