Akreditasi ISO: Pengertian, Jenis, KAN, IAS, UKAS, dan Cara Memilihnya

Terakhir diperbaharui: 16 September 2026

Pernah melihat sertifikat ISO dan menemukan logo KAN, IAS, atau UKAS di dalamnya?

 

Bagi perusahaan yang baru mulai mengurus sertifikasi ISO, bagian ini memang sering membingungkan. Apalagi ketika ada beberapa lembaga sertifikasi yang menawarkan sertifikat dengan akreditasi berbeda.

Sebenarnya, akreditasi ISO bukanlah standar ISO yang harus diterapkan perusahaan. Akreditasi berkaitan dengan pihak yang menilai kompetensi lembaga sertifikasi agar proses sertifikasi yang mereka lakukan memenuhi persyaratan yang berlaku.

Lembaga Akreditasi ISO adalah badan yang bertugas untuk menilai dan memberikan pengakuan resmi terhadap lembaga sertifikasi yang mengeluarkan sertifikat ISO.

Karena itu, memahami akreditasi ISO penting sebelum perusahaan memilih lembaga sertifikasi, terutama jika sertifikat tersebut akan digunakan untuk tender, kebutuhan pelanggan, kerja sama bisnis, atau pasar internasional.

Lalu, apa sebenarnya akreditasi ISO? Apa perbedaan KAN, IAS, dan UKAS? Dan apakah sertifikat ISO harus selalu terakreditasi?

Mari kita bahas satu per satu.

Apa Itu Akreditasi ISO?

Secara sederhana, akreditasi adalah pengakuan formal terhadap kompetensi suatu lembaga untuk melakukan kegiatan penilaian kesesuaian tertentu.

Dalam konteks sertifikasi sistem manajemen, badan akreditasi menilai lembaga sertifikasi berdasarkan persyaratan yang berlaku. Salah satu standar penting yang digunakan untuk lembaga sertifikasi sistem manajemen adalah ISO/IEC 17021-1.

Artinya, ada perbedaan antara sertifikasi dan akreditasi.

Perusahaan mendapatkan sertifikat ISO melalui lembaga sertifikasi. Sementara itu, lembaga sertifikasi tersebut dapat memperoleh akreditasi dari badan akreditasi sesuai ruang lingkup yang dimilikinya.

Gambaran sederhananya:

Perusahaan → diaudit lembaga sertifikasi → mendapatkan sertifikat ISO

Sedangkan:

Badan akreditasi → menilai kompetensi lembaga sertifikasi

Jadi, badan akreditasi bukan pihak yang datang langsung mengaudit perusahaan untuk menerbitkan sertifikat ISO.

KAN, IAS, dan UKAS: Apa Perbedaannya?

Tiga nama yang cukup sering muncul ketika perusahaan mencari sertifikasi ISO adalah KAN, IAS, dan UKAS.

Ketiganya berkaitan dengan kegiatan akreditasi, tetapi berasal dari sistem akreditasi yang berbeda.

Komite Akreditasi Nasional (KAN)

logo

Komite Akreditasi Nasional (KAN) merupakan badan akreditasi nasional Indonesia. Dalam konteks sertifikasi sistem manajemen, KAN mengakreditasi lembaga sertifikasi yang memenuhi persyaratan akreditasi sesuai ruang lingkup yang dinilai.

Karena berada dalam sistem akreditasi Indonesia, KAN sering menjadi salah satu pilihan yang diperhatikan perusahaan Indonesia, khususnya ketika sertifikasi dibutuhkan untuk kegiatan bisnis domestik, persyaratan pelanggan, atau kebutuhan tender tertentu.

Tetapi jangan hanya melihat tulisan “KAN”. Yang lebih penting adalah memastikan lembaga sertifikasi tersebut memang memiliki status akreditasi dan ruang lingkup yang sesuai dengan sertifikasi yang dibutuhkan perusahaan.

International Accreditation Service (IAS)

logo

International Accreditation Service (IAS) merupakan badan akreditasi yang menyediakan berbagai layanan akreditasi dan memiliki pengakuan dalam jaringan akreditasi internasional.

IAS mencantumkan status signatory untuk sejumlah kegiatan melalui kerja sama pengakuan internasional, termasuk Management System Certification untuk beberapa bidang seperti QMS, EMS, OHSMS, ISMS, EnMS, FSMS, dan MDQMS.

Karena itu, ketika sebuah perusahaan mempertimbangkan sertifikat ISO dengan akreditasi IAS, jangan berhenti pada nama IAS saja.

Periksa juga:

  • lembaga sertifikasinya;
  • standar yang dicakup;
  • ruang lingkup akreditasinya;
  • sektor atau kategori yang tersedia;
  • dan kebutuhan pihak yang akan menerima sertifikat.

Dengan begitu, perusahaan tidak sekadar memilih berdasarkan nama badan akreditasi.

United Kingdom Accreditation Service (UKAS)

logo

United Kingdom Accreditation Service (UKAS) adalah badan akreditasi Inggris yang melakukan akreditasi terhadap berbagai kegiatan penilaian kesesuaian.

Untuk sertifikasi sistem manajemen, UKAS menggunakan kerangka akreditasi yang terkait dengan ISO/IEC 17021-1. UKAS juga mencantumkan ruang lingkup untuk berbagai standar sistem manajemen, termasuk ISO 9001, ISO 14001, ISO 22000, ISO/IEC 27001, ISO 50001, dan lainnya.

UKAS juga terhubung dengan jaringan pengakuan internasional. Namun, istilah dan mekanisme pengakuan internasional mengalami perubahan sejak 2026 karena transisi dari IAF/ILAC menuju Global ACI.

Sertifikat ISO yang diakreditasi oleh UKAS memberikan keyakinan bahwa organisasi tersebut telah memenuhi standar kualitas yang diakui secara internasional.

Perbedaan Utama: Lokasi dan Cakupan Akreditasi

Salah satu perbedaan utama antara KAN, IAS, dan UKAS terletak pada lokasi dan cakupan akreditasinya.

Masing-masing memiliki karakteristik dan fokus yang berbeda, meskipun tujuan utamanya sama, yaitu memastikan kualitas dan kredibilitas suatu organisasi.

KAN memberikan akreditasi di Indonesia, sementara IAS dan UKAS memberikan akreditasi di tingkat internasional dengan cakupan yang lebih luas.

Kepercayaan Global

IAS dan UKAS dikenal secara global sebagai lembaga akreditasi ISO yang dihormati, memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap sertifikat ISO yang diakreditasi oleh mereka.

Dan membuktikan bahwa lembaga ini telah memainkan peran penting dalam dunia akreditasi.

Hal ini memungkinkan organisasi yang mendapatkan sertifikat dari IAS atau UKAS untuk lebih mudah diterima di pasar internasional.

Dengan komitmennya terhadap kualitas, integritas, dan standar internasional, IAS terus menjadi pilihan utama bagi organisasi yang ingin mendapatkan pengakuan global.

Proses Akreditasi

Akreditasi ISO memberikan jaminan kepada pelanggan dan pihak terkait lainnya bahwa hasil yang dikeluarkan oleh lembaga tersebut dapat dipercaya dan diakui secara global.

Meskipun semua lembaga akreditasi ini mengikuti pedoman ISO/IEC 17011, proses akreditasi dan pendekatan mungkin sedikit berbeda.

Pemahaman mendalam tentang proses akreditasi oleh masing-masing lembaga dapat membantu organisasi memilih sertifikat yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan mereka.

Kesimpulan

Lembaga akreditasi ISO memainkan peran penting dalam menjaga kualitas dan kredibilitas sistem sertifikasi ISO di seluruh dunia.

Dengan adanya akreditasi ISO, konsumen dan pelaku bisnis dapat lebih yakin terhadap produk atau jasa yang memiliki sertifikat ISO.

Dalam memilih lembaga akreditasi untuk mendapatkan sertifikat ISO, organisasi perlu memahami perbedaan antara KAN, IAS, dan UKAS.

Pemilihan lembaga akreditasi yang tepat dapat memberikan validitas dan kepercayaan tinggi terhadap sertifikat ISO, membantu organisasi mencapai tujuan kualitas dan keunggulan kompetitif mereka baik di tingkat nasional maupun internasional.

KONSULTASIKAN KEBUTUHAN ANDA,
HUBUNGI KAMI UNTUK INFORMASI & PEMESANAN

Website : PT Taf Multi Global
Telp kantor : +6282112139439
Google Maps : ANNEX BUILDING (Bina Sentra, MENARA BIDAKARA 2, Lantai 4) Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12870

Dapatkan Sertifikasi ISO
Free Training ISO
+
Free Dokumen ISO
icon
logo
image

Kindly like and share

Facebook
X (Twitter)
LinkedIn
Instagram
Tiktok