
Banyak pelaku usaha yang ingin punya sertifikat ISO, tapi mundur perlahan karena mengira proses sertifikasi ISO itu ribet, mahal, dan memakan waktu lama. Padahal kenyataannya, kalau sudah tahu alurnya, proses ISO justru bisa dijalani dengan lebih tenang dan terstruktur.
ISO bukan sekadar formalitas. Sertifikasi ini membantu perusahaan membangun sistem kerja yang rapi, konsisten, dan sesuai standar internasional. Itulah sebabnya ISO sering menjadi syarat tender, kerja sama, hingga ekspansi bisnis.
Di artikel ini, kita akan bahas proses sertifikasi ISO secara lengkap, santai, dan mudah dipahami cocok untuk pemula, UMKM, maupun perusahaan yang baru pertama kali mengurus ISO.
Baca juga : Jasa Pembuatan ISO Murah: Solusi Cerdas untuk Bisnis yang Ingin Naik Kelas
Apa Itu Proses Sertifikasi ISO dan Mengapa Penting?
Proses sertifikasi ISO adalah rangkaian tahapan yang harus dilalui perusahaan untuk mendapatkan sertifikat ISO resmi dari badan sertifikasi yang diakui.
ISO sendiri merupakan standar internasional yang mengatur sistem manajemen perusahaan, bukan produk. Artinya, yang dinilai adalah cara kerja, prosedur, dan konsistensi operasional bisnis.
Manfaat Mengikuti Proses Sertifikasi ISO
Mengikuti proses ISO dengan benar akan memberikan banyak dampak positif, seperti:
-
Meningkatkan kepercayaan klien dan mitra
-
Membantu lolos tender dan proyek besar
-
Sistem kerja lebih rapi dan terdokumentasi
-
Mengurangi kesalahan dan risiko kerja
-
Meningkatkan citra profesional perusahaan
ISO bukan hanya untuk perusahaan besar. Sekarang, UMKM dan startup juga sudah banyak yang mengikuti proses sertifikasi ISO.
Tabel Jenis ISO dan Fokus Penilaiannya
| Jenis ISO | Fokus Utama | Cocok Untuk |
|---|---|---|
| ISO 9001 | Manajemen Mutu | Semua jenis bisnis |
| ISO 14001 | Lingkungan | Industri & manufaktur |
| ISO 45001 | K3 | Konstruksi & pabrik |
| ISO 27001 | Keamanan Informasi | IT & digital |
| ISO 22000 | Keamanan Pangan | Usaha makanan |
Tahapan Proses Sertifikasi ISO dari Awal
Secara umum, alur proses sertifikasi ISO itu hampir sama, apa pun jenis ISO yang dipilih. Yang membedakan biasanya hanya fokus penilaiannya.
Tahap 1: Gap Analysis dan Persiapan Awal
Tahap ini bertujuan untuk mengetahui:
-
Sejauh mana sistem perusahaan sudah sesuai standar ISO
-
Bagian mana yang perlu diperbaiki atau ditambahkan
Biasanya dilakukan melalui:
-
Wawancara
-
Observasi lapangan
-
Review dokumen
Hasilnya menjadi dasar penyusunan sistem ISO.
Tahap 2: Penyusunan dan Implementasi Dokumen
Di tahap ini, perusahaan mulai menyusun dokumen ISO seperti:
-
SOP
-
Kebijakan perusahaan
-
Formulir dan catatan kerja
Dokumen ini tidak boleh asal copy-paste, tapi harus disesuaikan dengan kondisi nyata perusahaan. Setelah itu, dokumen mulai diterapkan dalam kegiatan operasional sehari-hari.
Audit dalam Proses Sertifikasi ISO
Audit adalah bagian paling krusial dalam proses sertifikasi ISO. Tapi jangan takut dulu, audit ISO bukan sidak mencari kesalahan.
Tahap 3: Audit Internal dan Audit Sertifikasi
Sebelum audit eksternal, perusahaan harus melakukan:
-
Audit internal
-
Tinjauan manajemen
Tujuannya untuk memastikan sistem sudah berjalan dengan baik.
Setelah itu barulah dilakukan:
-
Audit tahap 1 (pemeriksaan dokumen)
-
Audit tahap 2 (pemeriksaan implementasi di lapangan)
Jika ada temuan, perusahaan diberi waktu untuk melakukan perbaikan (corrective action).
Berapa Lama Proses Sertifikasi ISO?
Durasi proses biasanya:
-
1โ2 bulan untuk UMKM
-
2โ3 bulan untuk perusahaan menengah
-
Bisa lebih lama jika sistem masih belum siap
Semakin siap internal perusahaan, semakin cepat prosesnya.
FAQ Seputar Proses Sertifikasi ISO
Apakah proses sertifikasi ISO harus pakai konsultan?
Tidak wajib, tapi sangat disarankan, terutama untuk perusahaan yang baru pertama kali mengurus ISO.
Apakah semua perusahaan pasti lulus audit ISO?
Bisa lulus jika:
-
Sistem dijalankan dengan benar
-
Temuan audit diperbaiki tepat waktu
Audit ISO bukan untuk menjatuhkan, tapi memastikan kesesuaian.
Apakah sertifikat ISO ada masa berlakunya?
Ada. Umumnya berlaku 3 tahun, dengan audit pengawasan setiap tahun.
Apakah proses sertifikasi ISO bisa online?
Bisa. Banyak tahapan seperti konsultasi dan review dokumen dilakukan secara online, tergantung kebijakan badan sertifikasi.
Kesimpulan
Proses sertifikasi ISO pada dasarnya tidak serumit yang dibayangkan. Dengan memahami alurnya โ mulai dari persiapan, penyusunan dokumen, implementasi, hingga audit perusahaan bisa menjalani sertifikasi ISO dengan lebih percaya diri.
ISO bukan sekadar sertifikat, tapi alat untuk membangun sistem kerja yang lebih profesional, efisien, dan berkelanjutan. Baik untuk UMKM maupun perusahaan besar, mengikuti proses sertifikasi ISO adalah langkah strategis untuk meningkatkan daya saing bisnis di pasar nasional maupun internasional.
Ingin mengurus sertifikasi ISO resmi tanpa ribet dan penuh kepastian?
Konsultasikan kebutuhan ISO perusahaan Anda sekarang dan dapatkan pendampingan profesional hingga sertifikat resmi terbit!
—
KONSULTASIKAN KEBUTUHAN ANDA,
HUBUNGI KAMI UNTUK INFORMASI & PEMESANAN
Website : PT Taf Multi Global
Telp kantor : +628131905750
Google Maps : ANNEX BUILDING (Bina Sentra, MENARA BIDAKARA 2, Lantai 4) Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12870
