SOP ISO 37001

Industri alat kesehatan memiliki regulasi yang sangat ketat karena menyangkut keselamatan pasien. Untuk memastikan kualitas produk terjaga, perusahaan perlu menerapkan standar internasional ISO 13485, yaitu sistem manajemen mutu khusus industri alat kesehatan. Salah satu komponen kunci dalam penerapannya adalah SOP (Standard Operating Procedure).

Artikel ini membahas apa itu SOP ISO 13485, bagaimana menyusunnya, struktur dokumen, tabel contoh, dan ilustrasi supaya lebih mudah dipahami dan diterapkan.

Baca juga : SOP ISO 13485: Panduan Lengkap Menyusun Prosedur Mutu untuk Industri Alat Kesehatan

1. Apa Itu SOP ISO 13485?

SOP ISO 13485 adalah prosedur operasional baku yang dibuat untuk memastikan seluruh aktivitas terkait alat kesehatan dilakukan secara konsisten, terkendali, dan sesuai persyaratan mutu internasional.

SOP ini meliputi:

1.1 Fungsi Penting SOP dalam ISO 13485

SOP dibuat untuk:

1.2 SOP Wajib dalam Sistem Manajemen Mutu Alat Kesehatan

Beberapa SOP kunci yang wajib dimiliki antara lain:

1.3 Kapan SOP Harus Direvisi?

SOP ISO 13485 harus ditinjau jika:


2. Struktur Dasar SOP ISO 13485

Dokumen SOP ISO 13485 harus disusun dengan rapi, mudah dipahami, dan mengikuti prinsip traceability. Berikut struktur yang umum:

2.1 Identitas Dokumen

Bagian ini berfungsi memastikan dokumen mudah dilacak ketika audit.

Elemen Isi
Judul SOP SOP Kalibrasi Peralatan Produksi
Nomor Dokumen SOP-MDQ-005
Tanggal Efektif 20 Desember 2025
Penyusun QA Team
Disetujui Oleh Quality Manager

2.2 Tujuan dan Ruang Lingkup

Tujuan menjelaskan alasan SOP dibuat, sementara ruang lingkup menjelaskan area proses yang tercakup.

Contoh tujuan:
“Memastikan seluruh peralatan produksi dikalibrasi sesuai jadwal untuk menjaga akurasi dan kualitas alat kesehatan yang dihasilkan.”

Ruang lingkup dapat meliputi: laboratorium, fasilitas produksi, dan area pengujian.

2.3 Prosedur Kerja

Bagian inti SOP berisi langkah-langkah pelaksanaan.

Contoh SOP kalibrasi:

  1. Teknisi memastikan alat masuk jadwal kalibrasi.

  2. Alat dibersihkan dan disiapkan untuk kalibrasi.

  3. Pengukuran dilakukan menggunakan standar kalibrasi terverifikasi.

  4. Hasil kalibrasi dicatat dalam form resmi.

  5. Label kalibrasi ditempel pada alat.


3. Cara Menyusun SOP ISO 13485 yang Efektif

Menyusun SOP ISO 13485 harus memperhatikan aspek risiko dan regulasi medis.

3.1 Lakukan Analisis Risiko Produk

Gunakan pendekatan risk-based thinking, seperti:

Analisis ini membantu menentukan prosedur mana yang harus diprioritaskan.

3.2 Libatkan Semua Departemen Terkait

SOP tidak boleh hanya dibuat oleh QA. Tim lain yang harus dilibatkan:

Kolaborasi ini memastikan SOP sesuai kondisi lapangan dan dapat diterapkan.

3.3 Lakukan Validasi dan Pelatihan

Sebelum SOP diterapkan, lakukan:

Tujuan utamanya adalah memastikan:


Contoh Tabel Alur Penyusunan SOP ISO 13485

Tahap Aktivitas Penanggung Jawab
Identifikasi Risiko Mutu Analisis risiko proses QA & Engineering
Penyusunan Draft SOP Membuat dokumen awal Document Controller
Review Dokumen Evaluasi isi & kelayakan Quality Manager
Persetujuan Pengesahan SOP Manajemen
Implementasi Pelatihan & sosialisasi HR & QA
Audit & Evaluasi Audit internal berkala Auditor Internal

Kesimpulan

SOP ISO 13485 merupakan fondasi utama dalam sistem manajemen mutu industri alat kesehatan. Dengan SOP yang baik, perusahaan dapat menjamin kualitas produk, memenuhi regulasi, serta meningkatkan kepercayaan pengguna dan auditor. Penyusunan SOP harus mengikuti prinsip risiko, melibatkan banyak departemen, dan melalui proses validasi sebelum diterapkan.

Dengan implementasi yang konsisten, SOP ISO 13485 tidak hanya menjadi dokumen formal, tetapi juga panduan yang memastikan keselamatan dan mutu produk alat kesehatan.

KONSULTASIKAN KEBUTUHAN ANDA,
HUBUNGI KAMI UNTUK INFORMASI & PEMESANAN

 

Website : PT Taf Multi Global
Telp kantor : +628131905750
Google Maps : ANNEX BUILDING (Bina Sentra, MENARA BIDAKARA 2, Lantai 4) Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12870