Pernah dengar istilah akreditasi KAN, tapi masih bingung cara mengeceknya? Atau mungkin kamu sedang bekerja sama dengan sebuah laboratorium, lembaga sertifikasi, atau lembaga inspeksi dan ingin memastikan mereka benar-benar terakreditasi resmi?

Tenang. Di artikel ini kita akan bahas cara cek akreditasi KAN secara online dengan langkah yang simpel, jelas, dan anti ribet. Gaya santai ala blogger, tapi tetap lengkap dan bisa langsung kamu praktikkan.

Artikel ini cocok untuk:

Yuk kita mulai dari dasarnya dulu.

Baca juga : ISO Akreditasi KAN: Panduan Lengkap Agar Sertifikat ISO Anda Resmi & Diakui

Apa Itu KAN dan Mengapa Akreditasi Penting?

Sebelum masuk ke cara cek, penting banget buat paham dulu apa itu KAN.

KAN (Komite Akreditasi Nasional) adalah lembaga non-struktural di Indonesia yang bertugas memberikan akreditasi kepada:

Akreditasi dari KAN berarti lembaga tersebut kompeten dan diakui secara nasional maupun internasional.

Kenapa Harus Cek Akreditasi KAN?

Karena tidak semua lembaga yang mengaku “bersertifikat” itu benar-benar terakreditasi resmi.

Berikut alasannya:

Alasan Cek Akreditasi Penjelasan
Menghindari lembaga abal-abal Banyak lembaga klaim akreditasi tapi tidak terdaftar
Memastikan sertifikat sah Sertifikat tanpa akreditasi bisa ditolak
Keperluan tender Banyak tender mensyaratkan lembaga terakreditasi KAN
Validitas hukum Dokumen dari lembaga terakreditasi lebih kuat secara legal

Jadi, cek dulu sebelum kerja sama. Lebih aman.


Cara Cek Akreditasi KAN Secara Online (Step by Step)

Sekarang masuk ke bagian paling penting: cara mengecek akreditasi KAN dengan benar.

1. Kunjungi Website Resmi KAN

Langkah pertama, buka website resmi KAN Indonesia.

Pastikan kamu mengakses situs resmi, bukan website tiruan. Biasanya domain resminya menggunakan domain pemerintah.

Di website tersebut tersedia menu pencarian lembaga terakreditasi.

Tips:


2. Gunakan Fitur Pencarian Lembaga Terakreditasi

Setelah masuk ke website resmi KAN, cari menu seperti:

Biasanya kamu bisa mencari berdasarkan:

Masukkan nama lembaga yang ingin kamu cek, lalu klik cari.


3. Periksa Detail Akreditasi

Jika lembaga tersebut memang terakreditasi, akan muncul informasi seperti:

Pastikan kamu cek bagian status dan masa berlaku, karena ada juga lembaga yang sudah kadaluarsa akreditasinya.


Cara Membaca Informasi Akreditasi Agar Tidak Salah Paham

Nah, ini bagian yang sering bikin orang salah interpretasi.

Tidak cukup hanya melihat “terdaftar”. Kamu harus pahami detailnya.

1. Cek Status Akreditasi

Status biasanya terdiri dari:

Kalau statusnya bukan “aktif”, artinya lembaga tersebut tidak boleh menjalankan kegiatan dalam ruang lingkup tersebut.


2. Perhatikan Ruang Lingkup (Scope)

Ini penting banget.

Misalnya:

Itu beda.

Akreditasi itu spesifik. Jadi pastikan jenis sertifikasi yang kamu butuhkan memang termasuk dalam ruang lingkup yang terdaftar.


3. Cek Nomor dan Logo KAN pada Sertifikat

Biasanya sertifikat resmi menampilkan:

Tapi ingat:
Logo saja tidak cukup. Tetap validasi di website resmi.


Jenis Lembaga yang Bisa Dicek Akreditasinya di KAN

Berikut jenis lembaga yang bisa kamu cek melalui database KAN:

Jenis Lembaga Contoh Standar
Laboratorium Pengujian ISO/IEC 17025
Laboratorium Medis ISO 15189
Lembaga Sertifikasi Sistem ISO 9001, ISO 14001, ISO 45001
Lembaga Sertifikasi Produk SNI, produk tertentu
Lembaga Inspeksi ISO/IEC 17020
Lembaga Sertifikasi Personel ISO/IEC 17024

Jadi kalau ada lembaga yang mengklaim terakreditasi, kamu tinggal sesuaikan dengan kategorinya.


Kesalahan Umum Saat Cek Akreditasi KAN

Banyak orang melakukan kesalahan ini:

  1. Hanya melihat logo KAN di sertifikat

  2. Tidak mengecek masa berlaku

  3. Tidak membaca ruang lingkup

  4. Mengakses website tidak resmi

  5. Menganggap semua cabang otomatis terakreditasi

Padahal bisa saja:

Jadi, cek detailnya sampai tuntas.


FAQ Seputar Cara Cek Akreditasi KAN

Apakah semua lembaga sertifikasi di Indonesia wajib terakreditasi KAN?

Tidak semua wajib, tetapi untuk pengakuan resmi nasional dan internasional, akreditasi KAN sangat penting dan sering menjadi persyaratan tender atau regulasi.


Bagaimana jika nama lembaga tidak ditemukan di website KAN?

Kemungkinan:

Coba cek dengan variasi nama atau nomor akreditasi.


Apakah akreditasi KAN berlaku selamanya?

Tidak. Akreditasi memiliki masa berlaku dan harus dilakukan surveilans serta re-akreditasi secara berkala.


Apakah logo KAN bisa dipalsukan?

Sayangnya bisa. Karena itu validasi melalui website resmi adalah langkah paling aman.


Apakah KAN sama dengan ISO?

Beda.


Tips Agar Tidak Salah Pilih Lembaga Terakreditasi

Berikut tips praktis sebelum bekerja sama:

  1. Selalu minta nomor akreditasi

  2. Cek langsung di database resmi KAN

  3. Pastikan status aktif

  4. Periksa ruang lingkup

  5. Simpan bukti hasil pengecekan

Langkah sederhana ini bisa menyelamatkan kamu dari risiko kerugian besar.


Kesimpulan

Mengecek akreditasi KAN itu sebenarnya tidak sulit, asalkan tahu caranya.

Langkah intinya:

  1. Masuk ke website resmi KAN

  2. Gunakan fitur pencarian lembaga

  3. Cek status dan ruang lingkup

  4. Pastikan masih aktif dan sesuai kebutuhan

Di era digital seperti sekarang, verifikasi itu wajib. Jangan hanya percaya klaim atau logo di sertifikat.

Dengan memahami cara cek akreditasi KAN, kamu bisa:

Semoga panduan ini membantu dan bisa langsung kamu praktikkan.


Ingin mengurus sertifikasi ISO resmi tanpa ribet dan penuh kepastian?
Konsultasikan kebutuhan ISO perusahaan Anda sekarang dan dapatkan pendampingan profesional hingga sertifikat resmi terbit!

KONSULTASIKAN KEBUTUHAN ANDA,
HUBUNGI KAMI UNTUK INFORMASI & PEMESANAN

 

Website : PT Taf Multi Global
Telp kantor : +628131905750
Google Maps : ANNEX BUILDING (Bina Sentra, MENARA BIDAKARA 2, Lantai 4) Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12870