Training ISO 22000

Mengapa Training ISO 22000 Penting untuk Industri Pangan?

Terkahir diperbaharui: 19 November 2025

Dalam industri pangan, keamanan adalah segalanya. Konsumen ingin memastikan bahwa makanan atau minuman yang mereka konsumsi benar-benar aman, higienis, dan bebas dari bahaya.

Di sinilah ISO 22000, standar internasional untuk Sistem Manajemen Keamanan Pangan (Food Safety Management System / FSMS), memegang peranan penting.

Training ISO 22000 menjadi langkah awal agar perusahaan benar-benar memahami bagaimana sistem keamanan pangan bekerja.

Organisasi juga perlu mengatasi hambatan terkait dengan komunikasi internal, penugasan tanggung jawab, dan pemahaman akan manfaat yang dapat diperoleh dari penerapan standar tersebut.

Mulai dari pengendalian bahaya, penerapan HACCP, hingga traceability, semuanya dijelaskan dalam pelatihan yang mudah dipahami.

a. Mencegah Risiko Keamanan Pangan

Pelatihan membantu perusahaan memahami titik-titik kritis dalam proses produksi yang berpotensi menimbulkan bahaya bagi konsumen.

b. Menjadi Syarat untuk Ekspor dan Kerjasama Bisnis

Banyak negara dan perusahaan internasional menjadikan ISO 22000 sebagai jaminan bahwa produk aman untuk dikonsumsi.

c. Meningkatkan Kepercayaan Konsumen

Sertifikasi ISO 22000 menunjukkan komitmen perusahaan terhadap keamanan pangan, sehingga meningkatkan loyalitas dan citra brand.

2. Jenis-Jenis Training ISO 22000 yang Banyak Dibutuhkan Perusahaan

Setiap perusahaan memiliki kebutuhan pelatihan yang berbeda, tergantung pada proses produksi, ukuran bisnis, dan tingkat kesiapan. Karena itu, lembaga training biasanya menyediakan beberapa jenis pelatihan.

a. Training Awareness ISO 22000

Pelatihan dasar ini memberikan pemahaman umum tentang standar ISO 22000, konsep HACCP, dan persyaratan keamanan pangan. Cocok untuk seluruh staf perusahaan.

b. Training HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points)

HACCP adalah inti dari ISO 22000. Melalui pelatihan ini, peserta belajar mengidentifikasi bahaya, menentukan titik kendali kritis, serta menetapkan prosedur monitoring yang efektif.

c. Training Internal Auditor ISO 22000

Pelatihan ini fokus pada kemampuan melakukan audit internal sistem keamanan pangan. Peserta akan belajar teknik audit, membuat laporan temuan, dan menyusun perbaikan sistem.

3. Tips Memilih Training ISO 22000 yang Tepat untuk Perusahaan Anda

Karena keamanan pangan adalah hal yang sensitif, pelatihan harus dilakukan oleh lembaga yang benar-benar kompeten dan berpengalaman.

a. Pilih Lembaga dengan Instruktur yang Menguasai Keamanan Pangan

Instruktur berpengalaman akan mampu memberikan contoh nyata dan solusi yang sesuai dengan kondisi industri pangan Indonesia.

b. Pastikan Materi Pelatihan Aplikatif dan Mudah Dipahami

Training yang baik tidak hanya menjelaskan teori, tetapi juga memberi contoh implementasi HACCP, simulasi traceability, dan studi kasus nyata.

c. Perhatikan Sertifikat Training dan Kesesuaian Kurikulum

Sertifikat training yang terpercaya akan menjadi nilai tambah bagi karyawan dan perusahaan dalam proses implementasi ISO 22000 maupun audit sertifikasi.

Kesimpulan

Training ISO 22000 merupakan langkah penting bagi perusahaan pangan yang ingin memastikan bahwa produknya aman, memenuhi regulasi, dan dapat diterima oleh pasar internasional.

Melalui pelatihan, perusahaan memahami cara mengidentifikasi bahaya, menerapkan HACCP, menjalankan prosedur pengendalian, hingga melakukan audit internal.

Dengan memilih lembaga training yang tepat dan materi yang aplikatif, perusahaan akan jauh lebih siap menghadapi audit sertifikasi dan menciptakan sistem keamanan pangan yang andal.

Pada akhirnya, ISO 22000 bukan hanya tentang standar, tetapi juga tentang memberikan perlindungan terbaik bagi konsumen.

Jika perusahaan Anda ingin meningkatkan keamanan pangan dan memperkuat brand, training ISO 22000 Kami PT TAF MULTI GLOBAL adalah langkah awal yang tidak boleh dilewatkan.

Kindly like and share

Facebook
X (Twitter)
LinkedIn
Instagram
Tiktok